20 Oct 2021 / News
The circular economy, openness, and dispersed access to research results – the AlSiCal case study
Transition to a Circular Economy
The transition to a circular economy will require innovation throughout society. The Research Handbook of Innovation for a Circular Economy examines the urgent need for radical innovation to develop processes and frameworks that contribute to a circular economy.
The application of a novel method[1] for managing access and openness is analyzed by using the AlSiCal Horizon 2020 project consortium agreement as an example. This information can be used to guide governments and policy makers towards a collaborative research framework where openness and access can contribute towards circular economy solutions.
Openness and Access
The conceptual model developed by Egelie et al. describes the distinction between openness and access in the “open-access” term. To understand the model it is important to define these two terms. Openness refers to whether research results are restricted or unrestricted. Restricted results are confidential, while unrestricted results refers to those results that have been published. Access can be dispersed or concentrated, where dispersed access is subject to non-exclusive licensing, where entities are free to exploit the given intellectual property. Concentrated access refers to licensed technology, such as patented technology.
Using these four terms the conceptual model is described in Figure 1 as 4 specific quadrants: Attenuated monopoly, knowledge monopoly, open science, and closed circle. Each quadrant is a combination of these two terms: openness and access.

Figure 1. Conceptual model
The model can be used to study the behavior of collaborative projects. For a given research project, openness would describe the absence of confidentiality rules and the opportunity to publish results. This model can be used by policy makers and research managers to determine where openness and access can benefit the commercialization of research results. Furthermore, it can bring some light into the ethic nature of research funding and how some results financed by public funds are not open or accessible.
The AlSiCal Consortium- a Case Study
The AlSiCal project has been used by the authors of this book chapter as a case study for the use of this conceptual model to analyze the consortium agreement. In this case there are 16 partners from 9 different countries, 4 are universities, 3 are research institutes, 2 are industry associations, and 7 are commercial firms. Because of confidentiality clauses the openness is restricted, but non-disclosure clauses ensure a free flow of knowledge between the parties.
Therefore, the consortium for the AlSiCal project can be placed within the “Closed Circle” quadrant with some movement towards the “Open Science” quadrant indicating the consortium agreement that has decided to make the project results available to the public without restrictions, as seen in Figure 2.

Figure 2. The AlSiCal project consortium in the conceptual model
From Closed Circle to Circular Economy
The authors argue that since AlSiCal is an innovative research project which challenges the current Aluminum production process, it can benefit from closed circle-project development. The disruptive nature of the project, finding an alternative production processes to the Bayer process established in 1888, can benefit from closed circle access together with unrestricted access in the consortium to ensure that collaboration is possible inside the project consortium. This, together with the move towards open-science after the development phase can foster a new technological ecosystem.
For the benefit of the public from research results, openness can be more important than access. If the results are available and published, the innovation can be used to support a move towards a more circular economy. The AlSiCal move towards unrestricted openness will ensure that the process can be adopted. In the case of knowledge monopolies government bodies could interfere if a needed technology is unavailable for a critical circular economy.
The AlSiCal consortium can be used to illustrate some of the issues related to innovation for a circular economy. Normally, a closed circle of knowledge is necessary to develop the innovation. However, after some time, it is imperative to move towards an period where knowledge and solutions are open for sharing and patents are licensed on equal terms to all. This can guide the development of innovations, both for partners and society in the move towards a more circular economy.
More information
Are you interested in the specifics and details of the AlSiCal case study for innovation development? You can read everything in the book chapter The circular economy, openness, and dispersed access to research results, written by Haakon Thue Lie (Dehns and Norwegian University of Technology and Science, NTNU), Knut Jørgen Egelie (NTNU TTO), Christoph Grimpe (Copenhagen Business School) and Roger Sørheim (NTNU) in the book The Research Handbook of Innovation for a Circular Economy.
[1] (Egelie, Lie, Grimpe & Sørheim, 2019)
Popularitas Hiburan Digital dan Pengalaman Game Bertema Mahjong yang Semakin Melejit di Tahun 2026
Dunia hiburan digital terus bergerak dengan kecepatan yang bikin geleng-geleng kepala pada tahun 2026. Hampir di seluruh penjuru dunia, masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menikmati konten interaktif, aplikasi mobile, serta berbagai pengalaman bermain yang semakin imersif dibandingkan sebelumnya. Apa yang dulu hanya dimulai dari permainan online sederhana kini telah berkembang menjadi sebuah ekosistem digital yang kompleks, canggih, dan didukung oleh teknologi modern yang terus berevolusi.
Transformasi Besar dalam Dunia Hiburan Digital
Transformasi ini tidak terjadi secara instan. Selama beberapa tahun terakhir, berbagai inovasi teknologi berhasil mengubah cara orang menikmati hiburan. Pengalaman yang dulunya terasa biasa kini berubah menjadi sesuatu yang jauh https://www.alsical.eu/news-and-events/alsical-workshop-to-unveil-the-benefits-of-the-eu-funded-alsical-technology/ lebih personal, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Tidak heran jika industri hiburan digital menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan paling pesat dalam era teknologi modern.
Faktor Pendorong Pertumbuhan Industri
- Perkembangan teknologi digital
- Peningkatan akses internet global
- Perangkat mobile yang semakin canggih
- Kebutuhan hiburan yang terus meningkat
Kebangkitan Konsep Permainan Klasik
Salah satu fenomena yang paling menarik perhatian adalah bangkitnya kembali konsep permainan klasik yang dikemas ulang untuk generasi masa kini. Banyak pengembang menyadari bahwa beberapa ide lama sebenarnya masih memiliki daya tarik yang sangat kuat. Dengan sentuhan teknologi modern, konsep-konsep tersebut mampu tampil lebih segar dan relevan bagi audiens digital saat ini.
Di antara berbagai genre yang mengalami kebangkitan, permainan yang terinspirasi dari Mahjong menjadi salah satu yang paling menonjol. Permainan berbasis susunan ubin yang telah dikenal selama puluhan tahun ini berhasil menemukan kehidupan baru di dunia digital. Pengembang mampu menggabungkan elemen tradisional dengan desain modern sehingga menciptakan pengalaman yang terasa akrab sekaligus baru dalam waktu yang bersamaan.
Keseimbangan Antara Hiburan dan Tantangan Mental
Keunikan permainan semacam ini terletak pada keseimbangan antara hiburan dan stimulasi mental. Jika sebagian permainan modern lebih menitikberatkan pada kecepatan reaksi dan aksi tanpa henti, permainan berbasis teka-teki justru mengajak pemain untuk berpikir lebih strategis. Pemain ditantang untuk mengenali pola, menyusun strategi, serta memecahkan berbagai tantangan dengan pendekatan yang lebih cerdas.
Kombinasi antara relaksasi dan tantangan tersebut menjadi alasan mengapa genre https://www.alsical.eu/news-and-events/workshop-latin-america-europe-cooperation-opportunities-for-a-more-sustainable-raw-materials-industry/ ini mampu menarik perhatian berbagai kelompok usia. Baik pemain muda maupun yang lebih dewasa dapat menemukan kesenangan dalam pengalaman yang ditawarkan. Rasanya santai, tetapi tetap bikin otak bekerja. Istilah kerennya, hiburan yang tidak hanya seru tetapi juga “ngasah kepala.”
Daya Tarik Utama Permainan Puzzle Modern
- Mendorong pemikiran strategis
- Melatih kemampuan analisis pola
- Menghadirkan hiburan yang santai
- Cocok untuk berbagai usia
Peran Teknologi Mobile dalam Perkembangan Industri
Perkembangan teknologi mobile juga menjadi faktor besar yang mendorong pertumbuhan hiburan digital secara keseluruhan. Smartphone dan tablet kini telah menjadi pintu utama menuju dunia hiburan modern. Hampir semua aktivitas digital dapat dilakukan hanya melalui perangkat yang muat di dalam saku.
Baik saat menunggu transportasi umum, bersantai di rumah, menikmati waktu luang di kafe, maupun saat istirahat kerja, pengguna dapat mengakses berbagai pengalaman hiburan kapan saja dan di mana saja. Fleksibilitas inilah yang membuat perangkat mobile menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Seiring berkembangnya teknologi perangkat keras, kualitas pengalaman bermain juga meningkat secara signifikan. Layar beresolusi tinggi, prosesor yang lebih cepat, dan koneksi internet yang semakin stabil memungkinkan pengembang menghadirkan grafis yang lebih detail serta performa yang lebih mulus.
Dulu, tampilan visual sederhana sudah dianggap cukup. Namun sekarang standar pengguna jauh lebih tinggi. Mereka menginginkan pengalaman yang lancar tanpa gangguan, animasi yang halus, serta desain visual yang memanjakan mata. Kalau masih sering loading lama atau mengalami lag, banyak pengguna langsung pindah ke platform lain. Kompetisi memang seketat itu.
Era Personalisasi Pengalaman Pengguna
Selain peningkatan teknologi perangkat, personalisasi menjadi tren besar yang terus mendominasi industri hiburan digital. Saat ini, pengguna tidak lagi ingin diperlakukan sebagai bagian dari kerumunan. Mereka ingin mendapatkan pengalaman yang terasa dibuat khusus untuk mereka.
Melalui penggunaan algoritma canggih, platform modern mampu mempelajari kebiasaan, minat, serta pola interaksi setiap pengguna. Berdasarkan data tersebut, sistem dapat memberikan rekomendasi yang lebih relevan dan sesuai dengan preferensi masing-masing individu.
Hasilnya adalah pengalaman yang terasa lebih personal dan menyenangkan. Pengguna tidak https://www.alsical.eu/news-and-events/industrial-alumina-production-processes-in-europe/ perlu menghabiskan waktu berjam-jam mencari sesuatu yang menarik karena sistem sudah membantu menyaring berbagai pilihan yang paling sesuai dengan minat mereka.
Artificial Intelligence sebagai Mesin Penggerak
Peran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence juga semakin besar dalam proses ini. Teknologi AI kini hadir hampir di setiap aspek hiburan digital modern. Mulai dari rekomendasi konten, dukungan pengguna, optimasi platform, hingga peningkatan pengalaman bermain, semuanya dibantu oleh kemampuan AI yang semakin canggih.
Dengan bantuan teknologi tersebut, platform dapat memahami kebutuhan pengguna secara lebih akurat. Pengalaman menjadi lebih intuitif dan efisien. Pengguna menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mencari, dan lebih banyak waktu untuk menikmati.
Komunitas Digital yang Semakin Aktif
Interaksi komunitas juga menjadi bagian penting dari perkembangan hiburan digital saat ini. Pengguna modern tidak hanya ingin menikmati konten secara pasif. Mereka juga ingin menjadi bagian dari komunitas yang memiliki minat serupa.
Forum diskusi, fitur sosial, obrolan langsung, hingga berbagai aktivitas kolaboratif menjadi elemen yang semakin sering ditemukan dalam platform hiburan masa kini. Kehadiran fitur-fitur tersebut menciptakan rasa kebersamaan yang membuat pengalaman digital terasa lebih hidup.
Bagi generasi muda khususnya, aspek sosial memiliki nilai yang sangat penting. Banyak orang membangun pertemanan baru melalui platform digital. Mereka berbagi pengalaman, bertukar ide, dan menciptakan hubungan yang berawal dari minat yang sama terhadap suatu jenis hiburan.
Pengaruh Budaya Global terhadap Tren Digital
Budaya global juga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan tren digital. Berkat internet dan media sosial, ide-ide kreatif dapat menyebar ke berbagai negara hanya dalam hitungan jam. Apa yang sedang viral di satu wilayah dapat dengan cepat menjadi tren global.
Fenomena ini menciptakan lingkungan yang sangat dinamis. Pengembang memiliki kesempatan untuk menjangkau audiens internasional sekaligus belajar dari berbagai budaya yang berbeda. Hasilnya adalah pengalaman hiburan yang semakin beragam dan inklusif.
Aksesibilitas sebagai Prioritas Utama
Aksesibilitas juga menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan platform digital modern. Perusahaan teknologi memahami bahwa pengguna memiliki tingkat kemampuan teknis yang berbeda-beda. Karena itu, desain antarmuka yang sederhana dan mudah dipahami menjadi prioritas penting.
Platform yang sukses biasanya mampu menghadirkan pengalaman yang nyaman tanpa membuat pengguna merasa kebingungan. Navigasi yang jelas, tampilan yang responsif, serta proses penggunaan yang sederhana menjadi faktor penting dalam menciptakan kepuasan pengguna.
Cloud Computing dan Infrastruktur Modern
Teknologi cloud turut mempercepat pertumbuhan industri ini. Infrastruktur berbasis cloud memungkinkan platform melayani jutaan pengguna secara bersamaan tanpa mengorbankan stabilitas sistem. Waktu akses menjadi lebih cepat, performa lebih konsisten, dan pengalaman pengguna terasa lebih nyaman.
Pentingnya Desain Visual yang Menarik
Di sisi visual, persaingan yang semakin ketat mendorong pengembang untuk terus meningkatkan kualitas desain. Setiap detail diperhatikan dengan serius, mulai dari ilustrasi, animasi, efek visual, hingga desain antarmuka. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman yang tidak hanya fungsional tetapi juga berkesan.
Permainan yang terinspirasi dari Mahjong menjadi contoh menarik bagaimana konsep tradisional dapat berkembang di era digital. Perpaduan antara unsur klasik dan inovasi modern membuktikan bahwa ide lama tidak selalu ketinggalan zaman. Dengan pendekatan yang tepat, konsep tersebut justru dapat tampil lebih relevan dibanding sebelumnya.
Fenomena Gamifikasi di Era Modern
Tren gamifikasi juga semakin meluas ke berbagai sektor digital. Sistem progres, pencapaian, tantangan harian, dan penghargaan virtual kini hadir di banyak layanan digital, tidak hanya dalam permainan. Pendekatan ini berhasil meningkatkan keterlibatan pengguna karena memberikan rasa pencapaian yang memotivasi.
Peluang Baru bagi Kreator Konten
Popularitas hiburan digital yang terus meningkat juga membuka peluang besar https://www.alsical.eu/news-and-events/the-importance-of-simulations-in-research-projects/ bagi para kreator konten. Streamer, pembuat video, pengulas, dan berbagai figur digital lainnya memainkan peran penting dalam memperkenalkan pengalaman baru kepada audiens yang lebih luas.
Keamanan dalam Ekosistem Digital
Keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam perkembangan ekosistem digital modern. Seiring meningkatnya kompleksitas teknologi, perlindungan data pengguna menjadi aspek yang tidak bisa ditawar lagi. Sistem keamanan yang kuat membantu membangun kepercayaan antara platform dan komunitas penggunanya.
Teknologi Masa Depan yang Menjanjikan
Ke depan, teknologi seperti Virtual Reality dan Augmented Reality diperkirakan akan membawa perubahan yang lebih besar lagi. Kedua teknologi tersebut berpotensi menghadirkan pengalaman yang jauh lebih mendalam dan interaktif dibandingkan yang kita kenal saat ini.
Selain itu, isu keberlanjutan juga mulai menjadi perhatian penting dalam industri teknologi. Banyak perusahaan mencari cara untuk mengurangi dampak lingkungan melalui penggunaan energi yang lebih efisien serta pengembangan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.
This project has received funding from the European Union’s Horizon 2020 research and innovation programme under grant agreement No 820911